Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Manfaat Masalah Dalam Kehidupan

Setiap manusia di dunia ini yang masih hidup pasti memiliki masalah. Masalah bisa timbul karena hasil perbuatan sendiri, berupa musibah atau sekedar kesialan belaka. Namun bila direnungkan lebih mendalam semua yang terjadi di dunia ini tidak terlepas dari hukum sebab akibat. Terkadang orang menyesali hidupnya lalu iri terhadap orang lain yang menurutnya lebih beruntung terkadang mereka mengatakan hidupku tiada arti, Ternyata hal itu salah semakin banyak masalah semakin kuat pula pondasi orang tersebut dalam menjalani hidup.

Kalau kita telaah dari berbagai pengalaman , kebanyakan orang yang hidupnya banyak diuji dengan cobaan dan penderitaan, mereka lebih bisa berfikir kritis, bijak, dan cenderung lebih dewasa memandang hidup mereka. Mereka lebih berhati-hati dan sabar, lebih berani, lebih peka pada lingkungan sekitar, pikiran mereka juga lebih tanggap dalam inisiatif. Saya rasa masalah mereka telah mengasah pribadi dan emosi mereka menjadi lebih kaya.

Sebaliknya, teman-teman yang terbiasa hidup dalam kemudahan dan kesenangan cenderung lebih kekanak-kanakan, kurang peduli pada sekitar, kurang kreatif dan inisiatif. Mereka pun cenderung kurang sabar, lebih suka mengerjakan sesuatu dengan cara praktis , itu mungkin yang menghambat kreatifitas dan inisiatif mereka. Dalam hal berfikir mereka cenderung lebih lambat, masalah besar mereka biasanya adalah malas, tidak memiliki tekad dan pendirian yang kuat, manja dan kurang berani. Dalam hal emosi, mereka kurang kaya, pribadi mereka kurang berwarna karena dalam bersosialisasi biasanya bahasan mereka terbatas hanya tentang hal yang mereka senangi dan cenderung lebih cuek terhadap orang lain. Kalaupun tidak cuek, mereka pasti ketergantungan terhadap bantuan orang lain, mereka kurang bisa mandiri.

Apabila timbulnya masalah dalam hidupnya tersebut dijadikan sebagai momen evolusi kepribadian maka tak menutup kemungkinan masalah yang diderita bisa menempa sisi kebaikan lalu meningkatkan derajatnya menjadi kemuliaan. Sehingga dari semula manusia baik lalu kemudian meningkat menjadi jauh lebih baik lagi.

Namun bagi yang kurang kuat mentalnya, biasanya masalah justru akan semakin memperburuk derajat sikap dan sifatnya. Terutama bagi mereka yang tidak bisa intropeksi diri dan hanya bisa menyalahkan pihak lain atau keadaan, sifat buruk yang dimilikinya akan berubahnya menjadi semakin buruk. 

Sesungguhnya hidup tanpa masalah bagaikan sayur tanpa garam, kurang sedap. Akan tetapi apapun masalah yang kita hadapi semuanya pasti ada hikmahnya percayalah Tuhan ada disampingmu, meminta dan berdo'alah kepadaNya niscaya akan Ia berikan.

Apapun Masalah anda Minumnya Teh Botol Sosro, Maaf Bukan Promosi. Hehehehehehehehehe...



komentar (4) | | Read More...

Cara Agar Tidak Menunda-Nunda Pekerjaan

Cara Agar Tidak Menunda-Nunda Pekerjaan
Terkadang kita sering kali menunda nunda pekerjaan, Hal ini disebabkan Banyak Faktor, Capek, lagi males, bosan, tidak menguntungkan dan masih banyak faktor yang lain.Jangan menunda pekerjaan, mungkin kata-kata ini sudah sering kita dengar atau bahkan sering kita ucapkan, akan agak tetapi sulit dilaksanakan. Jujur saya sering menunda dan melewatkan pekerjaan yang penting, untuk itu Postingan kali ini membahas Tentang Cara Agar Tidak Menunda-Nunda Pekerjaan, Nah itu dapat mengingatkan saya betapa pentingnya tidak meninggalkan pekerjaan/menundanya. Tabloidnova mengupas tentang Cara Agar Tidak Menunda-Nunda Pekerjaan, berikut ini adalah kiat caranya.

  • Menganggap Semua Pekerjaan Itu Penting
Agar Anda tidak menunda-nunda pekerjaan, anggap semua pekerjaan Anda penting. Dengan begitu, Anda akan mengerjakan semua tugas tersebut saat ini juga. Ingat, jangan sampai terlewat detail-detail yang perlu Anda kerjakan. Pekerjaan yang penting biasanya juga sangat terkait dengan banyak orang, terutama rekan kerja dan atasan. Bisa juga dikatakan mempengaruhi “nasib” orang lain, baik itu rekan kerja, atasan, maupun pelanggan Anda. Jadi, dengan mengerjakannya tepat waktu, berarti Anda tidak mengecewakan orang lain. Bahkan, Anda bisa membuat rekan kerja maupun pelanggan merasa puas karena kepentingan mereka terpenuhi tepat pada waktunya.

  •  Kesempatan Tak Datang Dua Kali
Kesempatan biasanya hanya datang sekali. Nasihat ini sebaiknya Anda perhatikan. Pasalnya, kesempatan baik biasanya sangat langka. Jadi, sekali kesempatan datang, segera sambarlah. Jangan ragu dan jangan sampai Anda rugi karena mengabaikannya. Siapa tahu, pekerjaan yang harus Anda kerjakan saat ini adalah langkah awal untuk mendapat penghargaan atau bonus dari perusahaan. Dengan pertimbangan bahwa kesempatan tidak datang duakali, Anda akan mengerjakan tugas Anda saat ini juga. Namun, jangan pula mengabaikan kecermatan agar pekerjaan Anda tetap oke.



  • Menjaga Kepercayaan
Menjaga kepercayaan yang diberikan kepada Anda memang gampang-gampang susah. Untuk membuktikan bahwa Anda sanggup menjaga kepercayaan yang diberikan rekan kerja, atasan, maupun perusahaan, salah satunya adalah dengan tidak menunda-nunda pekerjaan! Tugas yang harus diselesaikan hari ini, kerjakan hari ini juga. Dengan begitu, orang lain akan melihat bahwa Anda bekerja dengan benar.
Juga, Anda akan selalu dipercaya. Bahkan, kepercayaan yang diberikan bisa jadi lebih besar. 

  • Efisien Waktu
Alasan lain kenapa Anda harus mengerjakan tugas saat ini juga adalah efisiensi. Setiap perusahaan pasti membutuhkan “kata sakti” itu. Anda pun sudah seharusnya ikut andil menciptakan efisiensi, termasuk melalui tugas yang harus Anda kerjakan “saat ini juga”. Semakin singkat waktu yang Anda perlukan untuk menyelesaikan suatu tugas, banyak hal yang bisa Anda peroleh. Misalnya, biaya produksi yang semakin kecil. Dengan tidak menunda-nunda pekerjaan, Anda ikut andil menciptakan efisiensi perusahaan.

  • Ritme Pekerjaan
Tidak menunda-nunda pekerjaan juga bisa memperlancar ritme kerja Anda, sehingga Anda akan lebih mampu menghasilkan kinerja yang optimal. Nah, jika ini menjadi dasar pikiran Anda, tentu Anda tak bakal menunda-nunda pekerjaan. Dengan mematuhi ritme kerja, pekerjaan Anda juga tidak menumpuk. Anda juga enjoy dan jauh dari stres yang tidak perlu. Jadi, tugas hari ini, kerjakan hari ini juga. Jangan biarkan ritme kerja Anda kacau. Di samping merugikan diri sendiri, rekan kerja pun akan terganggu.

  • Mengurangi Masalah
Mengerjakan tugas sesuai waktunya juga akan mengurangi masalah. Pasalnya, bisa saja terjadi, dengan menunda pekerjaan, masalah baru akan muncul. Anda pasti tidak mengharapkan hal ini terjadi, bukan? Bisa-bisa pelanggan mengeluh, rekan kerja marah-marah, dan Anda makin stres. Untuk itu, hindari situasi-situasi sulit baru, kerjakan tugas Anda saat ini juga bila memang harus selesai saat ini. Kurangi masalah, agar karier Anda “aman-aman saja”

  • Ketenangan
Tidak menunda-nunda pekerjaan juga akan membuat Anda tenang. Anda tidak lagi dibebani pekerjaan yang telah Anda selesaikan atau kerjakan saat ini juga. Ketenangan Anda, akan membuat ide, pemikiran, maupun rencana ke depan semakin fokus. Bahkan, Anda mampu menciptakan kinerja yang luar biasa buat diri Anda, rekan kerja, dan perusahaan. Jadi, bangunlah ketenangan diri dengan mengerjakan tugas saat ini juga. Jadi, jangan tunda-tunda lagi!

  •  Menunjukkan Kwalitas Diri
Kualitas Anda dapat dilihat dari cara Anda mengerjakan tugas. Apakah Anda suka menunda pekerjaan atau mengerjakannya sesuai target menjadi cermin, seberapa kualitas Anda. Jika Anda “menelantarkan” tugas yang harus diselesaikan saat ini, bisa jadi kualitas Anda akan dipandang sebelah mata. Mengabaikan waktu bisa berakibat kurang baik, misalnya pada ritme kerja. Jadi, tunjukkan kualitas diri Anda dengan mengerjakan tugas tepat pada waktu. Tugas saat ini, selesaikan saat ini pula.

  •  Menghargai Deadline
Bekerja tepat waktu, berarti Anda menghargai deadline Anda maupun deadline perusahaan. Akibat yang ditimbulkan bila Anda melanggar deadline bisa bermacam-macam, dari tumpukan pekerjaan, biaya produksi membengkak, kinerja tim terganggu, bahkan pelanggan yang “menyerang” bertubi-tubi. Jadi jagalah ritme dan kekompakan tim, dengan mengerjakan tugas tepat waktu. Hargai deadline, agar Anda enjoy dan kinerja perusahaan makin oke.

  •  Prioritas Utama
Bila pekerjaan Anda termasuk yang diprioritaskan, jangan ditunda pengerjaannya. Apalagi tugas yang bisa menarik minat pelanggan. Jangan sampai Anda terpancing untuk menunda-nundanya. Meski sulit, tetap usahakan dikerjakan “saat ini juga”.

  •  Mempunyai Kebanggaan Tersendiri
Suatu kebanggaan bila Anda bisa mengerjakan tugas tepat pada waktunya. Anda juga akan lebih menghargai diri Anda. Anda pun akan lebih menyadari bahwa diri Anda adalah orang yang peduli dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Untuk itu, Anda patut berbangga diri. Tapi tentu bukan kebanggaan yang menjerumuskan, lho. Jadi, kerjakan tugas Anda saat ini juga, jangan ditunda. Kebanggan pada diri akan membuat rasa percaya diri terjaga.

  •  Persembahan
Pekerjaan Anda adalah karunia. Bayangkan, bila Anda tidak memiliki aktivitas. Mungkin Anda bengong, dan selalu bertanya, “bermaknakah hidupku ini?” Timbal balik dari karunia yang Anda terima, kerjakan tugas dengan baik. Anggaplah pekerjaan Anda sebagai suatu persembahan kepada diri sendiri, rekan kerja, dan perusahaan. Nah, salah satu wujud persembahan itu adalah dengan tidak menunda-nunda pekerjaan.

Kerjakan pekerjaan dengan cepat, tepat, serta cemat. Apa yang harus Anda kerjakan saat ini, kerjakan saat ini juga. Dengan selalu menganggap bahwa pekerjaan Anda adalah persembahan terbaik Anda, kecil kemungkinan Anda akan mengabaikan tugas yang Anda terima. Akibat positifnya, Anda akan mengerjakan semua tugas dengan sungguh-sungguh.
  •  Pelayanan Pelanggan
Di dunia bisnis manapun, pelayanan kepada pelanggan merupakan hal penting yang harus. Karena itu, kerjakan segera semua hal yang berhubungan dengan pelanggan. Ingat, pelanggan adalah raja, yang tak bakal mau bersabar menunggu Anda bekerja “berlama-lama”. Mereka tentu juga tak mau membuang waktu dan biaya percuma. Jadi, jangan kecewakan mereka. Layani pelanggan dengan sebaik-baiknya melalui kinerja Anda, yakni menyelesaikan pekerjaan saat ini juga.

  •  Suatu Cermin Untuk Sukses
Hal terakhir yang perlu Anda ingat, apa pun yang Anda lakukan, jadikan sebagai “cemin” untuk sukses. Dengan demikian, Anda tidak akan pernah berpikir untuk mengabaikan pekerjaan. Selain itu, Anda juga akan lebih terfokus untuk mengerjakan tugas saat ini dengan sebaik-baiknya. Anda tidak akan menunda-nunda pekerjaan dan selalu mengerjakan pekerjaan hari ini dengan semangat hari ini juga.             
Manfaatkanlah Waktu Yang Ada 
Semoga Sukses
YAKUSA
komentar (2) | | Read More...

Tips Agar Cepat Memahami Pelajaran

Tips Agar Cepat Memahami Pelajaran, Sebelum memulai suatu pelajaran sebaiknya anda berdo'a terlebih dahulu agar ilmu yang di dapat bisa bermanfaat dan dapat lebih mudah di serap oleh otak.Usahakan niat belajar anda dalam kategory ibadah,


Kesulitan untuk mengingat atau menghafalkan pelajaran yang pernah di pelajari tidak bisa langsung diterima oleh otak, anda tidak boleh menyebut bahwa diri anda bodoh, tetapi bisa disebabkan oleh banyak factor yang mengganggu konsentrasi sehingga kemampuan otak untuk menerima pelajaran menjadi tidak terkonsentrasi. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan yang memungkinkan menjadi penyebab Anda mengalami kesulitan belajar, mood seseorang memang berbeda kadang cepat tanggap, kadang loading nya lola untuk menyerap suatu pelajaranhal itu biasa kita alami.
Dibawah ini ada beberapa  Tips Agar Cepat Memahami Pelajaran :

  1. Senangi dulu pelajaran 
  2. Jangan Membenci Guru Atau Suatu Mata Pelajaran Tersebut  
  3. Tumbuhkan Rasa Mood Dalam Belajar
  4. Bersemangatlah Dalam Belajar
  5. Berkonsentrasilah dan Tinggalkan Dulu Semua Permasalahan Yang Ada
  6. Milikilah Rasa Ingin Tahu Yang Besar
  7. Manfaatkanlah Waktu Belajar Dengan Baik
  8. Catat Bila Perlu, Apa yang Di Jelaskan Guru / Pemateri
  9. Belajarlah Mendengarkan Sambil Mencatat
  10. Pahami Dan Implementasikan Hasil Belajar Tersebut
  11. Buat Suatu Kesimpulan Dengan Bahasa Anda Sendiri
  12. Mencari Referensi Untuk Mempertegas Pemahaman Anda
  13. Perbanyak Melakukan Sharing Atau Diskusi Dengan Teman
  14. Banyak-Banyaklah Membaca
  15. Jangan Bosan Untuk Mencari Ilmu
komentar (4) | | Read More...

Tips Agar Bisa Bangun Shalat Malam

T ips Agar Bisa Bangun Shalat Malam, Setelah sekian lama gak posting dikarnakan ksibukan di luar ataupun di dalam kampus serta kesibukan yang lain, Hmi Cabang Tulang Bawang Tetap Eksis Di Tulang Bawang. Kita Tahu sangat sulit untuk bangun di malam hari, apalagi melakukan Shalat,
Berikut ini kami berikan tips sederhana yang dapat lakukan agar bisa sholat malam secara rutin. Tips-tips itu adalah :

Tips Agar Bisa Bangun Shalat Malam

  1. Berusaha tidak tidur terlalu larut malam, sehingga waktu istirahat cukup
  2. Membaca doa sebelum tidur, dengan berdoa insya allah tidur kita akan dirahmati oleh Allah
  3. Ketika terbangun, langsung ambil air wudhu, dan bacalah doa wudhu
  4. Lawan rasa kantuk yang menyerang dirimu. Sehingga mampu mengalahkan dirinya sendiri itulah yang disebut pemenang sejati
  5. Laksanakan sholat tahajud dengan penuh kekhusyuan. Hadapkan hatimu kepada sang Maha Pencipta Allah SWT
  6. Lakukan sholat tahajud secara rutin tiap malam dengan penuh komitmen dan konsistensi yang tinggi
  7.  Bila kamu sibuk dan pekerjaanmu harus kamu kerjakan sampai larut malam, sholat malam boleh kamu kerjakan lebih dahulu sebelum tidur
  8. Jadikan sholat malam sebagai sebuah kebutuhan, dan rasakan saat-saat indah bertemu Allah lewat sholat di malam sunyi
  9. Atur waktu tidur dengan baik, sebab manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup
  10. Berguru kepada orang yang sholeh, dan perhatikan mereka melakukan sholat malam dengan penuh kesungguhan dan komitmen yang tinggi
komentar | | Read More...

Humor Korupsi "Universitas Korupsi Indonesia" (UKI)

Mr. Korup berencana menyiapkan sebuah sekolah tinggi yang berbasis pada disiplin ilmu korupsi. Kampusnya akan didirikan di seluruh Indonesia. Dan program studi yang disepakati adalah Program Studi Teknik Korupsi (S1). Gelar yang didapatkan adalah Sarjana Korupsi S. Krop (Sekrop)

Berikut mata kuliah keahlian yang diajarkan pada Program Studi Teknik Korupsi:

1. Pengantar Ilmu Korupsi 2 SKS
2. Pengantar Budaya Korupsi 2 SKS
3. Perekonomian Indonesia 2 SKS
4. Korupsi Dasar I 8 SKS
5. Matematika Korupsi 4 SKS
6. Hukum Dagang dan Perdata 3 SKS
7. Sistem Korupsi 4 SKS
8. Sejarah Korupsi 2 SKS
9. Korupsi Dasar II 4 SKS
10. Manajemen Korupsi 2 SKS
11. Perilaku Organisasi 2 SKS
12. Studi Kelayakan Korupsi 4 SKS
13. Pengantar Aplikasi Korupsi 8 SKS
14. Manajemen Proyek 4 SKS
15. Korupsi Menengah I 4 SKS
16. Korupsi Menengah II 4 SKS
17. Aplikasi Korupsi 8 SKS
18. Kapita Selekta Pengantar Bertahan Hidup di Bui 4 SKS

Tempat Magang:
1. Departemen Keuangan
2. KPU
3. BUMN
4. Departemen Agama.

Anda Berminat?.
Silahkan Kunjungi Website nya sekarang www.ketawa.com
komentar | | Read More...

Bangsa Ini Memerlukan Zhu

Xiao Hongbo telah dihukum mati pekan lalu.
Delapan orang pacarnya yang dibiayai dalam kehidupan mewah, mungkin hanya menangisi lelaki berusia 37 tahun ini.
Tidak ada yang bisa membantunya.
Deputi manajer cabang Bank Konstruksi China, salah satu bank milik negara, di Dacheng, Provinsi Sichuan, itu dihukum mati karena korupsi. Xiao telah merugikan bank sebesar 4 juta yuan atau sekitar Rp 3,9 miliar sejak 1998 hingga 2001.
Uang itu digunakan untuk membiayai kehidupan delapan pacarnya.
 
Xiao Hongbo satu di antara lebih dari empat ribu orang di Cina yang telah dihukum mati sejak 2001 karena terbukti melakukan kejahatan, termasuk korupsi.
Angka empat ribu itu, menurut Amnesti Internasional (AI), jauh lebih kecil dari fakta sesungguhnya.
AI mengutuk cara-cara Cina itu, yang mereka sebut sebagai suatu yang mengerikan. Tapi, bagi Perdana Menteri Zhu Rongji inilah jalan menyelamatkan Cina dari kehancuran. 
 
Ketika dilantik menjadi Perdana Menteri pada 1998, Zhu dengan lantang mengatakan, ''Berikan kepada saya seratus peti mati, sembilan puluh sembilan untuk koruptor, satu untuk saya jika saya melakukan hal yang sama.'' Zhu tidak main-main. Cheng Kejie, pejabat tinggi Partai Komunis Cina, dihukum mati karena menerima suap lima juta dolar AS.
Tidak ada tawar-menawar. Permohonan banding wakil ketua Kongres Rakyat Nasional itu ditolak pengadilan. 
 
Bahkan istrinya, Li Ping, yang membantu suaminya meminta uang suap, dihukum penjara.
Wakil Gubernur Provinsi Jiangxi, Hu Chang-ging, pun tak luput dari peti mati. Hu terbukti menerima suap berupa mobil dan permata senilai Rp 5 miliar.
Ratusan bahkan mungkin ribuan peti mati telah terisi, tidak hanya oleh para pejabat korup, tapi juga pengusaha, bahkan wartawan.
 
Selama empat bulan pada 2003 lalu, 33.761 polisi dipecat.
Mereka dipecat tidak hanya karena menerima suap, tapi juga berjudi, mabuk-mabukan, membawa senjata di luar tugas, dan kualitas di bawah standar.
Agaknya Zhu Rongji paham betul pepatah Cina: bunuhlah seekor ayam untuk menakuti seribu ekor kera.
Dan, sejak ayam-ayam dibunuh, kera-kera menjadi takut, kini pertumbuhan ekonomi Cina mencapai 9 persen per tahun dengan nilai pendapatan domestik bruto sebesar 1.000 dolar AS.
Cadangan devisa mereka sudah mencapai 300 miliar dolar AS.
Sukses Cina itu, menurut guru besar Universitas Beijing, Prof Kong Yuanzhi, karena Zhu serius memberantas korupsi. 
 
Perang terhadap korupsi diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Zhu mengeluarkan dana besar untuk pendidikan manajemen, mengirim ribuan siswa belajar ke luar negeri, dan juga mengundang pakar bisnis berbicara di Cina.
Kini, lihatlah apa yang terjadi di Indonesia.
Pengangguran terus bertambah, anak-anak gadis dari desa terpaksa menjadi pelacur di kota, lulusan SMU menjadi pengamen, anak-anak SD yang malu tidak dapat membayar uang sekolah, bunuh diri.
Ratusan ribu orang tumpah ke kota-kota karena di desa tidak ada harapan. Ratusan ribu orang menjadi tenaga kerja di luar negeri, ditipu calo dan disiksa majikannya.
Mereka adalah korban. Koruptor menghisap hidup mereka, bertahun-tahun tanpa ada yang menolong. Koruptor mengambil hak mereka atas tanah, hak mereka atas air, hak mereka untuk sekolah, hak mereka untuk berdagang, hak mereka untuk bekerja, hak mereka untuk mendapatkan layanan, hak mereka untuk kesehatan.
Apalagi hak yang tersisa untuk orang-orang miskin itu? 
 
Pemerintah bukan penolong orang-orang miskin, terkadang mereka juga mengambil uang dari orang-orang miskin.
Bangsa ini memerlukan orang seperti Zhu Rongji, bukan pesolek. Sebab, inilah keadaan utama Indonesia: Jatuhkanlah tiga buah batu dari pesawat udara di wilayah Indonesia, maka yakinlah satu di antara batu itu akan mengenai kepala koruptor!

Ketua Korp Pengader Cabang HMI MPO Cab. TUBA
Di sadur dari Koran - Republika, 21 Juli 2004
komentar | | Read More...

Memaknai Tahun Baru Hijriah

Sang waktu terus berjalan. Tak terasa kita masuki tahun baru 1433 Hijriah. Itu artinya hijrah Rasulullah saw. beserta para sahabatnya ke Madinah telah berumur 1433 tahun. Sebuah peristiwa bersejarah yg patut dikenang. Di dalamnya terkandung makna dan keteladanan utk sebuah pengorbanan sejati yg mengapresiasikan perlawanan akan kebatilan sekaligus sikap konsisten mengedepankan kepentingan misi dari kepentingan apa pun. Agar ia tetap lestari dan terjaga dari kepunahan meski karenanya harus berdarah-darah mereka harus meninggalkan negeri harta sanak dan handai-taulan tercinta. Dalam Ath-Thabaqat Al-Laits bin Sa’ad mengutip sebuah riwayat dari Ibunda Aisyah r.a. adl Rasulullah saw. bersuka-cita saat jumlah pengikutnya mencapai tujuh puluh orang krn itu artinya Allah telah membuatkan “tameng pertahanan”. Bukan sembarangan mereka terdiri dari kaum profesional di bidang peperangan persenjataan dan pembelaan. Toh permusuhan dan penyiksaan kaum musyrik bertambah gencar dan berat. Bahkan tingkat siksaan dan celaan yg dirasakan sahabat belum pernah dialami sebelumnya. Mereka pun mengadu kepada Rasulullah saw. dan meminta izin utk berhijrah. Pengaduan dan permintaan itu dijawab oleh Rasulullah saw. “Sesungguhnya aku pun telah diberi tahu bahwa tempat kalian adl Yatsrib. Barangsiapa yg ingin keluar-hijrah- maka hendaklah ia keluar ke Yatsrib.” Para sahabat kemudian hijrah secara bergelombang dan tentu saja dgn sembunyi-sembunyi kecuali Umar bin al-Khattab r.a. Dengan tegas Umar bahkan bersuara lantang “Barangsiapa ingin ibunya kehilangan anaknya atau istrinya menjadi janda atau anaknya menjadi yatim piatu hendaklah ia menghadangku di balik lembah ini.” Sebuah tantangan yg antiklimaks krn tak satu pun orang kafir Quraisy yg berani menampakkan batang hidungnya. Tibalah Rasulullah di Yatsrib setelah sebelumnya para sahabatnya lbh dulu sampai. Belia disambut dgn penuh suka cita oleh sahabat Anshar. Yatsrib di kemudian hari diganti namanya menjadi Al-Madinah al-Munawwarah. Hijrah itu sekaligus menjadi tonggak awal dimulainya kalender Islam. Makna Hijrah Secara harfiah hijrah artinya berpindah. Secara istilah ia mengandung dua makna hijrah makani dan hijrah maknawi . Hijrah makani artinya hijrah secara fisik berpindah dari suatu tempat yg kurang baik menuju yg lbh baik dari negeri kafir menuju negeri Islam. Adapun hijrah maknawi artinya berpindah dari nilai yg kurang baik menuju nilai yg lbh baik dari kebatilan menuju kebenaran dari kekufuran menuju keislaman. Ringkasnya hijrah kepada tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Makna terakhir oleh Ibnu Qayyim bahkan dinyatakan sebagai al-hijrah al-haqiqiyyah . Alasannya hijrah fisik adl refleksi dari hijrah maknawi itu sendiri. Dua makna hijrah tersebut sekaligus terangkum dalam hijrah Rasulullah saw. dan para sahabatnya ke Madinah. Secara makani jelas mereka berjalan dari Mekah ke Madinah menempuh padang pasir sejauh kurang lbh 450 km. Secara maknawi juga jelas mereka hijrah demi terjaganya misi Islam. Al-Qahthani menyatakan bahwa hijrah sebagai urusan yg besar. Hijrah berhubungan erat dgn al-wala’ wal-bara’ . Bal hiya min ahammi takaalifahaa bahkan ia termasuk manifestasi yg paling penting. Penting krn menyangkut ketepatan sikap seorang muslim dalam memberikan perwalian kesetiaan dan pembelaan. Juga menyangkut ketepatan seorang muslim dalam menampakkan penolakan dan permusuhan kepada yg patut dimusuhi. Dalam sejarah para rasul juga dekat dgn tradisi hijrah dan semua atas semangat penegasan batas sebuah loyalitas kesetiaan keimanan yg berujung pada menuju yg lbh baik atas rida Allah. Sebut misalnya Nabi Ibrahim Khalilullah beliau telah melakukan hijrah beberapa kali dari Babilon ke Palestina dari Palestina ke Mesir dari Mesir ke Palestina lagi semua demi risalah suci. Termasuk hijrah beliau dari Palestina menuju Mekah yg dalam perkembangannya menjadi syariat haji. Adalah Ibrahim a.s. yg baru dikarunia Ismail anak yg selama ini dinanti harus meninggalkan Palestina bersama istrinya Hajar menuju tanah gersang tak bertuan. Di tempat itulah Ibrahim meninggalkan anak dan istrinya dgn hanya dibekali sekantong makanan dan seteko air. Ibnu Katsir menceritakan dalam tafsirnya Saat Nabi Ibrahim hendak berlalu sang istri menarik tali kekang tunggangannya dan bertanya “Apakah Kanda akan meninggalkanku bersama anakmu di tempat yg tiada tanaman lagi tak bertuan?” Ibrahim a.s. terdiam. Hajar mengulangi pertanyaannya hingga tiga kali dan tetap saja Ibrahim diam. Sampai akhirnya Hajar mengganti pertanyaan “Apakah Allah yg memerintahkanmu melakukan hal ini.” “Benar” jawab Ibrahim. Hajar menimpali “Jika demikian Allah tidak akan mempersulit kami.” Sungguh sebuah dialog yg menusuk hati merefleksikan keimanan yg amat dalam sebuah ketundukan sekaligus pengorbanan yg menakjubkan. Terpancar sikap tawakal yg begitu tinggi bahwa hanya Allah Yang Maha Menghidupkan Maha Memberi Rezeki Maha Mematikan. Sempurnalah implementasi hijrah pada diri Ibrahim a.s. dan keluarganya baik secara makani maupun maknawi. Ibrah dari Hijrah Pelajaran yg nyata dari peristiwa hijrah adl sebuah pengorbanan. Setelah para sahabat keluar dari ujian berupa siksaan dan cercaan dari Kafir Quraisy di Mekah tidak otomatis menjadikan mereka bebas dari ujian berikutnya. Yang paling gamblang adl cobaan meninggalkan kemapanan. Tengoklah bagaimana sahabat meninggalkan keluarga tercinta rumah pekerjaan tanah air dan sanak kadang. Secara lahiriyah umumnya naluri manusia akan menyatakan ujian itu sungguh berat. Meninggalkan nilai material yg barangkali selama ini mereka rintis dan perjuangkan. Berpindah ke suatu tempat asing yg penuh spekulasi. Toh kecintaan para sahabat akan Islam mengalahkan kecintaan pada semua itu. Kesucian akidah di atas segalanya. Hal ini sekaligus menegaskan betapa maslahat din menempati pertimbangan tertinggi dari maslahat-maslahat yg lain. Pelajaran lain hijrah menegaskan adanya perseteruan abadi antara kebatilan versus kebenaran. Ibarat minyak dan air ia tidak akan bisa bertemu karenanya adl sebuah utopia upaya-upaya “mengawinkan” antara nilai Islam dgn civic culture yg bertentangan dgn Islam terlebih jika dilandasi nafsu mendahulukan budaya ketimbang nilai Islam atas nama pluralisme dan humanisme. Pelajaran berikutnya adl perseteruan kebenaran versus kebatilan mengharuskan manusia memilih salah satu di antara keduanya tidak ada sikap “non-blok”. Allah SWT berfirman yg artinya “Kebenaran itu datang dari Rabb-mu maka jangan sekali-kali engkau termasuk orang yg ragu-ragu.” . Untuk menangkap spirit hijrah lbh jauh rumusan sederhana Ibnu Qayyim cukup menarik katanya dalam kata hijrah terkandung arti berpindah “dari” dan berpindah “menuju”. Maksudnya berpindah dari yg semula tidak sesuai dgn tuntunan Allah dan Rasul-Nya menuju kepada yg sesuai dgn tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Jika rumusan global tersebut betul-betul dihayati tiap muslim utk selanjutnya secara konsisten diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan barangkali nasib umat Islam secara umum akan lbh baik dari sekarang. Seorang koruptor akan berhenti dari korupsinya para preman akan menghentikan aksi bromocorahnya tidak ada lagi muslim penimbun orang miskin akan bersuka cita krn kucuran infak para dermawan. Para dai berhenti bersengketa antar mereka dalam urusan yg kurang prinsip dan seterusnya. Lantas mengapa kenyataannya tidak demikian? Barangkali krn kita kurang menghayati dan mengamalkan arti hijrah sebagaimana mestinya. Wallahu a’lam. . Referensi 1. Tafsir Al-Qur’an al-Azhim Ibnu Katsir2. Al-Wala’ wal-Bara’ fil-Islam Muhammad Sa’id al-Qahthani3. Fiqhus-Sirah Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Sumber : file al_islam.chm
komentar | | Read More...
 
Copyright © 2011. HMI Tulang Bawang . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger