Sumber : file al_islam.chm
Memaknai Tahun Baru Hijriah
SARASEHAN Sehari PEMDA TUBA Bersama ORMAS & LSM
Sarasehan yang dilaksanakan oleh BADAN KESBANG & POL Tulang Bawang pada hari senin 21 November 2011 bertempat di Ruang Rapat Utama Pemda lama. saresahan yang dihadiri oleh peserta dari Ormas & LSM Sekabupaten Tulang Bawang ini merupakan kegiatan yang sangat dinantikan dikarenakan selain sebagai ajang silaturahmi juga dalam forum inilah semua program – program Pemda Tuba mendapat sorotan dari masyarakat yang diwakili oleh Ormas & LSM. Turut hadir pula Kapolres Tulang Bawang (kanda SHOBARMEN) dalam materi singkatnya, beliau membahas tentang “PERAN & PUNGSI ORMAS DALAM MEWUJUDKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI WILAYAH KABUPATEN TULANG BAWANG” Sempat disinggung pula oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tulang Bawang (kanda SAIFUL AHMAD) tentang stigma negative yang saat ini melekat pada institusi polri khususnya Polres tuba dalam penanganan Kasus Hukum, karena Paradigma yang berkembang di masyarakat adalah “POLISI SUMBER MASALAH” hal ini dibenarkan oleh kapolres namun ini telah menjadi salah satu program kerja bapak kapolres kedepan agar stigma negative ini bisa hilang.SURYATAMA
REDAKSI LAPMI
Good Bye Vietnam, Welcome Malaysia (Sea Games)
Good Bye Vietnam, Welcome Malaysia (Sea Games), Seagames sebuah ajang yang bergengsi di asia tenggara.. yang di adakan di indonesia..
Dua gol Indonesia dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam WIB tercipta di babak kedua. Yang pertama dilesakkan Patrich Wanggai di menit 60 lewat eksekusi tendangan bebas, sementara gol kedua dilesakkan Titus Bonai di menit 89.
Dua gol Indonesia dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam WIB tercipta di babak kedua. Yang pertama dilesakkan Patrich Wanggai di menit 60 lewat eksekusi tendangan bebas, sementara gol kedua dilesakkan Titus Bonai di menit 89.Hasil ini mengantar Indonesia masuk final SEA Games XXVI, yang merupakan final pertama sejak yang terakhir tahun 1997 lalu. Sukses ini juga membuka peluang Indonesia untuk menyudahi puasa emas sepakbola SEA Games yang terakhir diraih tahun 1991 silam.
Dalam laga puncak, yang akan dilangsungkan Senin besok, Indonesia akan kembali menantang Malaysia, yang sebelumnya menang 1-0 atas Myanmar. Itu akan menjadi pertandingan kedua Indonesia vs Malaysia setelah pada fase grup lalu laga berkesudahan 1-0 untuk keunggulan 'Harimau Malaya Muda'.
Jalannya Pertandingan
Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam WIB, laga Vietnam vs Indonesia berlangsung dalam tempo cepat sejak menit awal. Hingga menit 15 kedua tim masih terbilang berimbang.
Indonesia memiliki peluang pertamanya di menit 18 saat umpan lambung yang dilepaskan Okto tepat mengarah ke Wanggai yang berdiri tanpa kawalan di tengah kotak penalti. Alih-alih terjadi gol, Wanggai gagal mengendalikan bola dengan sempurna dan si kulit bundar lepas dari penguasaannya.
Tekanan Indonesia berlanjut semenit berselang, saat Okto menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa dijinakkan kiper Vietnam, Tran Buu Ngoc. Tak lama berselang tendangan bebas Egi Melgiansyah yang berbelok usai membentur pagar hidup pemain Vietnam masih bisa ditangkap kiper.
Tran Buu Ngoc kemudian membuat dua penyelamatan gemilang saat dia meninju keluar lapangan bola yang mengarah tepat ke gawangnya. Pada kesempatan lain Wanggai berhasil mengecoh beberapa pemain belakang Vietnam di dalam kotak penalti, namun karena terlalu lama mengolah bola dia kemudian tak menghasilkan apapun.
Indonesia terus tampil dominan di babak pertama, namun hingga turun minum tak ada gol berhasil dilesakkan.
Di menit pertama babak kedua Indonesia langsung mengkreaskikan peluang. Tibo berhasil mencuri bola di tengah lapangan dan melakukan solo run ke kotak penalti. Berusaha mengarahkan bola ke tiang jauh saat tinggal berhadapan dengan kiper, si kulit bundar bergulir terlalu lebar.
Penantian puluhan ribu pendukung Indonesia yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno akhirnya tuntas di menit 60 setelah Wanggai menjebol gawang Vietnam. Tendangan bebas yang dia lepaskan di muka kotak penalti membentur kaki pagar hidup pemain lawan, bola yang bergulir ke sudut bawah tiang dekat tak kuasa dihalau kiper. Vietnam 0 Indonesia 1.
Tibo nyaris menggandakan keunggulan di menit 67 ketika sepakan yang dia lepaskan dari sudut sempit masih bisa dihadang kiper Tran Buu Ngoc. Di sisi lain Vietnam yang berusaha menyamakan kedudukan terus menemui kegagalan dalam upaya menembus pertahanan Indonesia. Upaya melakukan tembakan jarak jauh juga tak efektif karena tak ada yang tepat sasaran.
Indonesia akhirnya memastikan tiket ke final setelah Tibo mencetak gol yang membuat Indonesia unggul 2-0. Menggiring bola ke dalam kotak penalti, Tibo melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri. Bola membentur kaki bek Vietnam dan melayang melewati jangkauan kiper Vietnam. Skor berubah menjadi 2-0.
Di periode injury time Tibo nyaris menambah jumlah golnya. Sepakannya ke gawang yang sudah kosong masih terhadang bek Vietnam yang datang sambil menjatuhkan diri. Skor 2-0 untuk keunggulan 'Garuda Muda' tak berubah hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang. detik.com
Susunan Pemain
Vietnam: 18-Tran Buu Ngoc, 4-Au Van Hoan, 5-Ngo Hoang Thinh, 7-Hoang Dinh Tung, 8-Nguyen Trong Hoang, 9-Le Van Thang, 12-Nguyen Van Quyet, 14-Chu Ngoc Anh, 15-Truong Huynh Phu, 19-Pham Than Luong, 28-Lam Anh Quang
Indonesia: 1-Kurnia Meiga, 13-Gunawan Dwi Cahyo, 28-Abdul Rahman , 15-Hasim Kipuw, 24-Diego Michiels, 8-Egi Melgiansyah, 6-Mahardiga Lasut, 10-Oktovianus Maniani, 21-Andik Vermansyah, 25-Titus Bonai, 27-Patrich Wanggai
Berikut ini hasil pertandingan semifinal Sea Games 2011 cuplikan gol. Timnas U23 Indonesia menantang Malaysia di final sepakbola Sea Games 2011 Palembang. Video Timnas U23 You Tube
Maju terus tim Garuda Muda indonesia... kami selalu mendukungmu..
Kata-Kata Bijak Yang Keluar Dari Mulut Bung Karno
Kata-Kata Bijak Yang Keluar Dari Mulut Bung Karno, berikut adalah kata bijak yang sangat bermakna..
Tujuannya agar memotivasi bangsa Indonesia agar menjadi lebih baik dari sebelumnya, juga untuk mendukung Tim Nas agar dapat menjuarai Sea games.
"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru Dari Akarnya"
"Berikan Aku 1 Pemuda, Niscaya Akan Kuguncang Dunia"
"Tidak Seorangpun Yang Menghitung-hitung: Berapa Untung yang Kudapat Nanti Dari Republik Ini, Jikalau Aku Berjuang Dan Berkorban Untuk Mempertahankannya"
(Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)
"Jadikan Deritaku Ini Sebagai Kesaksian, Bahwa Kekuasaan Seorang Presiden Sekalupun Ada Batasnya. Karna Kekuasaan Yang langgeng Hanyalah Kekuasaan Rakyat. Dan Di Atas Segalanya Adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha ESA"
"Apabila Didalam Diri Seorang Masih Ada Rasa Malu Dan Takut Untuk Berbuat Suatu Kebaikan, Maka Jaminan Bagi Oarang Tersebut Adalah Tidak Akan Bertemunya Ia Dengan Kemajuan Selangkahpun"
"Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghormati Jasa Pahlawannya".
(Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961)
"Perjuanganku Lebih Mudah Karena Mengusir Penjajah, Tapi Perjuanganmu Akan Lebih Sulit Melawan Bangsamu Sendiri"
"Bangsa Yang Tidak Percaya Kepada Dirinya Sebagai Suatu Bangsa, Tidak Dapat Berdiri Sebagai Suatu Bangsa Yang Merdeka".
(Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)
".....Bangunlah Suatu Dunia Dimana Semua Bangsa Hidup Dalam Damai Dan Persaudaraan...."
"Kita Belum Hidup Dalam Bulan Purnama, Kita Masih Hidup Dalam Pancaroba, Tetaplah Bersemangat Elang Rajawali".
(Pidato HUT Proklamasi 1949 Soekarno)
"Jangan Mengira Kita Semua Sudah Cukup Berjasa Dengan Segi Tiga Warna. Masih Ada Ratap Tangis Di Gubuk-Gubuk Pekerjaan Kita Belum Selesai..! Berjuanglah Terus Dengan Mengucurkan Sebanyak-Banyaknya Keringat".
( Pidato HUT Proklamasi 1950 Bung Karno)
"Firman Tuhan Inilah gitaku, firman Tuhan Inilah Harus Menjadi Gitamu: "Innallahu La Yu Ghoiyiru Ma Bikaumin, Hatta Yu Ghoiyiru Ma Biamfusihim" (Tuhan Tidak Merubah Nasib Suatu Bangsa Sebelum Bangsa Itu Merubah Nasibnya)"
(Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)
"Janganlah Melihat Ke Masa Depan Dengan Mata Buta..! Masa Yang Lampau Adalah Berguna Sekali Untuk Menjadi Kaca Bengala Dari Pada Masa Yang Akan Datang".
(Pidato HUT Proklamasi 1966 Bung Karno)
"Apakah Kelemahan Kita: Kelemahan Kita Ialah Kuarang Percaya Diri Kita Sebagai Bangsa, SehinggaKita Menjadi Bangsa Penjiplak Luar Negeri, Kurang Mempercayai Satu Sama Lain, Padahal Kita Ini Asalnya Adalah Rakyat Gotong Royong".
( Pidato HUT Proklamasi 1966 Bung Karno)
"Aku Lebih Suka Lukisan Samudera Yang Bergelombangan Memukul, Menggebu-Gebu, Dari Pada Lukisan Sawah Yang Adem Ayem Tentrem. "Kadyo Siniram Wayu Sewindu Lawase"
(Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)
"Laki-Laki Dan Perempuan Adalah Sebagai Dua Sayapnya Seekor Burung. Jika Dua Sayapnya Sama Kuatnya, Maka Terbanglah Burung Itu Sampai Ke Puncak Yang Setinggi-Tingginya; Jika Patah Satu Dari Pada Dua Sayapnya Itu, Maka Tak Dapatlah Terbang Burung Itu Sama Sekali".
(Sarinah, Hlm 17/18 Bung Karno)
Langganan:
Postingan (Atom)
home
Home