Tampilkan postingan dengan label Fenomena Di Tuba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Di Tuba. Tampilkan semua postingan

Gerhana Bulan Total Terakhir Tahun 2011

Jutaan Masyarakat Indonesia menyaksikan Gerhana Bulan, Gerhana bulan kali ini sangat istimewa sebab menjadi gerhana bulan total terakhir pada tahun 2011.

"Gerhana akan terlihat di seluruh Indonesia. Tapi, yang paling jelas bisa disaksikan di Indonesia bagian barat. Bulan saat itu akan mulai terbit dari timur menuju utara. Pada ketinggian 22 derajat di atas garis horizontal,"  
Seperti gerhana bulan lainnya, bulan akan tertutup bayangan bumi yang berwarna merah pekat. Hakim mengatakan sebagian masyarakat melihat bayangan tersebut berwarna hitam.
Namun, sebenarnya warna tersebut adalah merah kehitaman karena ada cahaya matahari yang terbiaskan oleh atmosfer bumi dan ikut mewarnai bayangan tersebut.

Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.

JENIS JENIS GERHANA BULAN
  • Gerhana bulan total
Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
  • Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.
  • Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Dikutip dari berbagai sumber
komentar | | Read More...

Fenomena Bulan Bercincin Di Tulang Bawang

Bulan bercincin, tampilan bulan malam ini sungguh luar biasa, lain daripada malam-malam bisanaya. Entah pertanda apa kita semua tidak tahu tapi yang jelas fenomena alam ini amat langka. Tepatnya malam Rabu ini ribuan masyarakat kota Tulang Bawang, Mesuji, Dan Tulang Bawang barat menyaksikan keanehan ini.
Kondisi langit kota Tulang Bawang dan sekitarnya memang agak cerah, jadi terlihat jelas bulan tidak berukuran besar dan di sampingnya terlihat bintang mengelilinginya. Saya sendiri baru kali ini menyaksikan fenomena ini, saya berharap ini bukan suatu pertanda yang buruk.

Dari berbagai tulisan, fenomena cincin yang melingkari bulan dan bintang ini disebut "Halo". Halo biasa tampak pada malam hari dan berwarna putih.

Halo disebabkan oleh pembiasan cahaya bulan yang merupakan cermin sinar matahari dari kristal es di bagian atas atmosfer. (OL-5)
komentar (2) | | Read More...
 
Copyright © 2011. HMI Tulang Bawang . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger